4 Gajah Rusak Tanaman Warga


Empat ekor kawanan gajah liar dikabarkan sudah merusak tananam kelapa sawit milik warga di kawasan Kecamatan Kepenuhan Hulu. Kawanan gajah-gajah liar, kembali masuk ke areal perkebunan masyarakat setelah sempat hampir setengah tahun pergi setelah diusir pihak BKSDA Riau. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul Sugiyarno SP,M.Si melalui Kabid Perlindungan Hutan Dishutbun Rohul Arie Ardian S. Hut, Jumat (18/10/2013) mengatakan, 4 ekor gajah liar terdiri dari 3 induk dan 1 anak masih, kini masih berada di Kampung Baru Desa Pekan Tebih Kecamatan Kepenuhan Hulu. Informasi Arie, pada Jumat (11/10/2013), personel Dishutbun sudah turun bersama Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM ke Desa Sempurna Alam, Kecamatan Rambah Hilir. ''Lalu pada Sabtu (12/10/2013) kita juga turun bersama BKSDA Riau ke Dusun Okak, Desa Serombo Indah, Kecamatan Rambah Hilir,'' ungkap Arie Ardian. Kata Arie lagi, kawanan gajah liar tersebut diduga merupakan kawanan dari Kabupaten Rokan Hilir. Dan biasanya, dalam kurun setahun kawanan gajah tersebut dua kali migrasi melintasi beberapa desa, dan berakhir di kawasan hutan kecil Desa Sempurna Alam, Kecamatan Rambah Hilir, Rohul. Pada saatnya,